Kurang Dari Satu
"Kalian menertawakan-ku karena berbeda.
sedangkan aku heran kenapa kalian semua sama."
Itulah yang saat ini aku alami sebagai seorang remaja yang memiliki selera berbeda dari teman-teman seumuranku. bukan hanya sekedar selera musik, penampilan, bacaan, atau bahkan hobby yang aku miliki. Seringkali pemikiranku juga banyak yang berbeda dengan apa yang mereka pikirkan. Sehinga hal itu menjadi bahan tertawaan mereka.
Aku akui memang isi kepalaku kadang berjalan di luar dugaan. Kadang memikirkan hal-hal aneh yang jarang orang lain pikirkan, dan kadang juga memikirkan sesuatu yang sangat lucu. aku juga seringkali tertawa di tengah-tengah heningnya suatu obrolan. ya begitulah diriku.. Aku bisa menjadi seperti itu bukan tanpa alasan, tidak ada otak yang murni memikirkan suatu hal yang aneh atau absurd tanpa adanya pengaruh dari luar, atau hiburan yang di tonton selama ini.
Ya... Beberapa tahun ini aku memang tertarik dengan dunia Filsafat. Itulah bacaanku yang membuat pemikiran sedikit aneh. Aku juga kadang berfikir kenapa ada seseorang yang memiliki banyak waktu hanya untuk memikirkan hal-hal yang begitu rumit untuk di cerna. Dan secara tidak langsung aku juga berfilsafat. kata pak Fahrudin faiz "Kamu berfikir itu juga sedang berfilsafat". tapi aku tidak tahu apa yang di maksud dengan kata (berfikir) dalam kalimat yang di ucapkanya. Apakah memikirkan tagihan atau hutang juga termasuk berfilsafat atau tidak hehehe.
Dari buku bacaan saja sudah berbeda dengan teman-teman di lingkunganku. tak banyak orang yang tertarik dengan dunia filsafat. itu terlalu rumit,absurd,terlalu membuang-buang waktu. jadi wajar jika tidak banyak yang suka membaca buku-buku filsafat. ohh sorry.. mungking bisa aku perbaiki kata-kataku yang tadi. "mana mungkin anak muda sekarang membaca buku, apalagi buku filsafat". nah itu baru benar hehehe.
Ya begitualah, tak banyak dari mereka yang suka membaca buku. mereka lebih memilih menghabiskan watu untuk bermain game dibandingan membaca. Atau mungkin berjam-jam mengelilingi sosial media mereka.

Komentar
Posting Komentar